SOSIALISASI PEMANFAATAN ECENG GONDOK SEBAGAI KERAJINAN BANDOL KUNCI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TUNTANG
Keywords:
eceng gondok, kerajinan bandol kunci, sosialisasi, pemberdayaan masyarakatAbstract
Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan tanaman air yang pertumbuhannya cepat dan sering menimbulkan permasalahan lingkungan perairan. Namun, di sisi lain eceng gondok memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan bernilai ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tuntang melalui sosialisasi pemanfaatan eceng gondok sebagai kerajinan bandol kunci guna mendukung pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan bandol kunci, serta pendampingan sederhana kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan eceng gondok serta meningkatnya keterampilan peserta dalam menghasilkan produk kerajinan yang layak jual. Selain memberikan nilai tambah ekonomi, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mengurangi limbah eceng gondok di perairan sekitar desa. Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha kreatif berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tuntang.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dinas Lingkungan Hidup. (2019). Pengelolaan Gulma Air Eceng Gondok. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Hadi, A. P. (2015). Konsep pemberdayaan, partisipasi, dan kelembagaan dalam pembangunan. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 10(2), 45–56.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Potensi Lokal. Jakarta: Kemendes PDTT.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Nugroho, I., & Dahuri, R. (2012). Pembangunan Wilayah: Perspektif Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Jakarta: LP3ES.
Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku kerajinan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 25–32.
Sumaryadi, I. N. (2010). Sosiologi Pemerintahan: Dari Perspektif Pelayanan, Pemberdayaan, Interaksi, dan Sistem Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Suryana. (2014). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.
Astuti, W. (2016). Pemanfaatan Enceng Gondok sebagai Bahan Kerajinan Tangan. Yogyakarta: Andi Offset.
Hidayat, R., & Suryani, N. (2018). Pemanfaatan enceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai produk kerajinan bernilai ekonomi. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 120–128.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2015). Pengelolaan Enceng Gondok dan Pemanfaatannya. Jakarta: KLHK.
Pratiwi, D. (2019). Inovasi kerajinan tangan berbahan dasar enceng gondok. Jurnal Seni dan Kreativitas, 3(1), 45–52.
Sari, M., & Putra, A. (2020). Pengembangan kerajinan enceng gondok sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 210–217.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 KRIDA CENDEKIA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel di Jurnal Krida Cendekia adalah artikel Akses Terbuka yang diterbitkan di bawah Lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0 Lisensi ini mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun untuk tujuan non-komersial saja, asalkan karya dan sumber aslinya dikutip dengan benar. Setiap turunan dari aslinya harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama dengan aslinya.





